Program KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) melakukan kunjungan belajar (cross-learning visit) ke wilayah dampingan Program INOVASI di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa (11/08). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari penerapan asesmen literasi akomodatif dan pembelajaran inklusif yang membantu guru memahami kemampuan serta kebutuhan belajar anak, termasuk murid yang mengalami hambatan belajar.
Di MIN 1 Kabupaten Cirebon dan SDN 1 Japura Kidul, tim KREASI melihat langsung berbagai praktik baik dalam meningkatkan kemampuan literasi anak. Praktik tersebut mencakup penggunaan alat asesmen literasi akomodatif, penyediaan pojok baca inklusif, pengembangan kelas kaya literasi, serta pemanfaatan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan murid. Pendekatan ini membantu guru memberikan dukungan belajar yang lebih tepat bagi anak dengan kemampuan membaca yang beragam.
Kunjungan dilanjutkan dengan diskusi bersama Program INOVASI dan ekosistem pendidikan Kabupaten Cirebon, yang melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas literasi, serta organisasi penyandang disabilitas. KREASI turut berbagi pengalaman penerapan Catch-Up Club (CuC), pendekatan pembelajaran berbasis permainan untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi dasar anak. Melalui pertukaran pengalaman ini, KREASI dan INOVASI saling berbagi pembelajaran untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar yang lebih inklusif di Indonesia.
_____
KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) adalah program peningkatan kualitas pendidikan dengan memperkuat literasi, numerasi, dan pendidikan karakter di delapan kabupaten di empat provinsi di Indonesia. KREASI dikelola Save the Children, diimplementasi mitra pelaksana lokal, dengan pendanaan Global Partnership for Education (GPE) dan didukung Mitra Pendidikan Indonesia yang dipimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag).
Penulis: Laras Sabila Putri | Foto: KREASI/Save the Children