Skip to content Skip to footer

Guru di Nias Selatan Perkuat Literasi dan Numerasi Melalui Publikasi Praktik Baik di Ruang GTK

KREASI Nias Selatan menyelenggarakan Lokakarya Peningkatan Kapasitas Pendidik yang berfokus pada dokumentasi dan unggah praktik baik literasi dan numerasi melalui platform Ruang GTK. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 30–31 Januari 2026, di Teluk Dalam dan diikuti oleh 19 peserta.

Program ini menjadi inisiasi awal tahun 2026 yang bertujuan mengoptimalkan kompetensi guru dalam mengelola konten digital, sekaligus memperkuat ekosistem berbagi praktik baik di tingkat satuan pendidikan. Upaya ini dilakukan untuk mendorong guru agar semakin proaktif beradaptasi dengan teknologi, serta mampu menciptakan standar tugas kelas yang inklusif dan menarik bagi peserta didik.

Dalam sesi pembukaan, Koordinator Program KREASI Nias Selatan, Muliadin Harahap, menekankan pentingnya publikasi karya melalui Ruang GTK sebagai bagian dari pengembangan profesional pendidik. Senada dengan itu, District Representative Save the Children, Reinhard Simanjuntak, menegaskan bahwa penguatan praktik baik merupakan tanggung jawab bersama dalam meningkatkan mutu literasi dan numerasi.

Narasumber kegiatan, Jasmansyah—seorang guru sekolah menengah atas yang juga mengabdikan diri sebagai dosen—membekali peserta dengan pemahaman strategis mengenai fitur Bukti Karya di Ruang GTK. Peserta tidak hanya diajak mengeksplorasi berbagai fitur, seperti akses perangkat ajar dan unduh modul, tetapi juga memahami keterkaitannya dengan regulasi e-Kinerja.

“Keterbatasan literasi teknologi bukan lagi penghalang. Melalui adaptasi AI dan pemanfaatan asisten digital, seluruh karya tetap dapat terdokumentasi secara efektif dan efisien,” ujar Jasmansyah, menanggapi tantangan yang kerap dihadapi guru senior.

Hari kedua difokuskan pada sesi simulasi dan praktik mandiri. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyusun artikel, video, dan bahan ajar yang kemudian direviu langsung oleh narasumber agar memenuhi standar kurasi. Salah satu capaian ditunjukkan oleh Wildarnis Laia dari sebuah sekolah dasar negeri, yang berhasil mengunggah Modul Ajar berjudul “The Stove in The Kitchen” ke platform Ruang GTK.

_____
Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education, dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Agama. KREASI di Nias Selatan dijalankan oleh Save the Children bersama Ikatan Guru Indonesia dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. KREASI bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa. 
_____
Penulis: Afnidar Dakhi | Editor: Nabila Aulia | Foto: Afnidar Dakhi/KREASI/Ikatan Guru Indonesia/Save the Children