KREASI Tanggamus yang dijalankan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU menyelenggarakan Lokakarya Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) pada 19–20 September 2025 sebagai upaya mendorong integrasi topik lingkungan dan perubahan iklim dalam kegiatan belajar-mengajar di sekolah.
Lokakarya ini bertujuan memperkuat kapasitas guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan relevan dengan isu-isu aktual yang dihadapi siswa di lingkungan sekitarnya. Melalui pendekatan berbasis proyek, siswa diharapkan mampu memahami dampak perubahan iklim dan menemukan solusi nyata melalui aktivitas kolaboratif yang memadukan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keberlanjutan.
Lokakarya ini juga mendorong pengembangan kurikulum yang berorientasi pada ketahanan iklim dan pembangunan berkelanjutan di tingkat satuan pendidikan.
_____
Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education, dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Agama. KREASI di Tanggamus dijalankan oleh Save the Children dan mitra pelaksana lokal Lembaga Pendidikan Maarif NU didukung Pemerintah Kabupaten Tanggamus, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.
_____
Artikel ini disadur dari unggahan Instagram Lembaga Pendidikan Maarif NU Tanggamus