Skip to content Skip to footer

KREASI Morotai dan Pemkab Morotai Godok Rancangan Perbup Literasi dan Numerasi 

KREASI Morotai yang dilaksanakan oleh Stimulant Institute bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Morotai menyusun kebijakan tentang literasi dan numerasi. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyusunan Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pedoman Pelaksanaan Literasi dan Numerasi. 

Penyusunan rancangan Perbup ini merupakan langkah untuk menghadirkan landasan hukum yang kuat dan aplikatif mendukung peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di jenjang pendidikan dasar. Kebijakan ini juga selaras dengan indikator dalam Rapor Pendidikan yang menekankan pentingnya penguatan pendidikan dasar sebagai fondasi transformasi sistem pendidikan daerah. 

Saat ini, proses penyusunan rancangan Perbup telah memasuki tahap akhir. Sebagai bagian dari proses finalisasi, Pemkab Morotai bersama KREASI Morotai menyelenggarakan kegiatan uji publik untuk menghimpun masukan teknis dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari tenaga pendidik, kepala sekolah, pengawas, tokoh masyarakat, hingga mitra pembangunan. Berbeda dengan Perbup Kabupaten Layak Anak (KLA), Perbup ini merupakan produk baru dan baru pertama kali diuji publik, sehingga keterlibatan berbagai pihak menjadi sangat krusial dalam memastikan substansi dan implementasinya sesuai dengan kebutuhan daerah. Uji publik ini dilaksanakan pada Jumat (19/9/2024). 

“Jika terdapat saran atau usulan penambahan poin dalam Rancangan Perbup Literasi dan Numerasi, mari jadikan kegiatan uji publik ini sebagai sarana untuk membangun kesepakatan bersama. Pedoman ini diharapkan menjadi bentuk intervensi strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan capaian literasi, numerasi, dan Rapor Pendidikan. Oleh karena itu, uji publik ini menjadi ruang penting untuk menghimpun masukan berupa penambahan maupun perbaikan guna menyempurnakan Perbup sebelum ditetapkan,” ujar Kabag Hukum Setda Pulau Morotai, Sulaiman Basri. 

Lebih dari sekadar forum konsultatif, uji publik ini menjadi ruang strategis untuk membangun komitmen lintas sektor dalam memperkuat literasi dan numerasi sebagai fondasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Pulau Morotai.  

Dengan hadirnya Perbup ini, diharapkan lahir kebijakan yang relevan, aplikatif, dan kontekstual, yang mampu menjadi acuan resmi dalam pelaksanaan program literasi dan numerasi di seluruh satuan pendidikan di Morotai. Ini merupakan langkah awal yang penting menuju sistem pendidikan daerah yang lebih berkualitas, merata, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
_____

Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education, dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Agama. KREASI dijalankan oleh Save the Children bersama Stimulant Institute dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai. KREASI bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Pulau Morotai dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.
_____

Penulis: Ayutama Putri Jordy, Editor: Andika Ramadhan
Foto: Ayutama Putri Jordy/KREASI/Stimulant Institute/Save the Children