Skip to content Skip to footer

Dari Mengawas Jadi Mendampingi: Pokja Kompetensi Guru Pesisir Barat Ubah Observasi Jadi Refleksi 

Kelompok Kerja (Pokja) Kompetensi Guru dalam  Ekosistem Pendidikan yang didukung KREASI Pesisir Barat menunjukkan aksi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui implementasi proposal dalam kegiatan peningkatan kompetensi guru bertema “Cipta, Desain, dan Rancang Pembelajaran dengan Peer Teaching” yang digelar pada 11–12 September 2025 di SDN 66 Krui, para guru PAUD dan SD diajak untuk melihat observasi pembelajaran dari sudut pandang baru. 

Selama ini, banyak guru merasa canggung ketika proses mengajarnya diamati. Rasa sungkan, kekhawatiran terhadap penilaian, hingga terbatasnya dukungan sering menjadi kendala. Menyadari hal ini, Pokja Kompetensi Guru hadir dengan pendekatan berbeda: observasi bukan lagi pengawasan, melainkan sarana refleksi dan pembelajaran bersama. 

“Observasi merupakan bagian dari proses belajar guru. Dengan terbuka pada umpan balik, guru justru bisa berkembang lebih profesional dalam menjalankan tugas mulianya,” tegas salah satu fasilitator. 

Pendekatan ini tidak hanya mendorong guru untuk lebih percaya diri, tetapi juga menumbuhkan budaya reflektif di lingkungan sekolah. Dengan dukungan lintas pihak-pemerintah, kepala sekolah, hingga komunitas Pendidikan, Pokja Kompetensi Guru berupaya menjadikan observasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat profesionalisme pendidik. 

Upaya ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya guru-guru yang semakin berkualitas, sehingga dapat memberikan pembelajaran terbaik bagi anak-anak Pesisir Barat. Pada akhirnya, keberhasilan ini bukan hanya milik para guru, tetapi juga menjadi kontribusi penting bagi peningkatan mutu pendidikan nasional.
_____

Penulis: Devi Yusanti (Pegiat Kompetensi Guru, Narasumber & Fasilitator Pelatihan); Editor: Rikson Simanjuntak, Andika Ramadhan
Foto: Dok. KREASI/Save the Children