KREASI Nias Selatan mengadakan pelatihan Master Trainer Catch-Up Club di Telukdalam pada 19-21 Agustus lalu. Acara ini secara khusus dirancang untuk melatih para guru agar dapat menjadi fasilitator yang berfokus pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa yang masih tertinggal.
Pelatihan ini diadakan dengan tujuan utama untuk membangun kapasitas pendidik sebagai master trainer yang akan mengimbaskan pengetahuan dan keterampilan kepada sekolah-sekolah sasaran KREASI. Dengan demikian, upaya perbaikan kualitas pendidikan dapat menyebar secara efektif dan menyeluruh. Para peserta dilatih untuk menguasai berbagai teknik pengajaran, khususnya metode “belajar sambil bermain”, yang dirancang untuk menjadikan proses belajar lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa.

Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri utama: Dwi Indah dari Dinas Pendidikan Mojokerto, Jawa Timur, dan Mitranikasih Laia dari Universitas Nias Raya. Pada hari pertama, materi yang disampaikan mencakup prinsip-prinsip Catch-Up Club, asesmen literasi, serta social emotional learning untuk literasi dan numerasi. Sementara itu, hari kedua dan ketiga difokuskan pada praktik pembelajaran.
Dwi Indah memandu praktik bermain huruf, kata, dan kalimat, sedangkan Mitranikasih Laia memimpin praktik bermain angka, penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dasar.
Sepanjang pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan berperan sangat aktif. Mereka dibentuk dalam kelompok untuk melakukan praktik dengan berbagai kreatifitas yang berbeda-beda, sehingga setiap peserta dapat memahami secara mendalam setiap langkah praktik yang diajarkan.
_____
Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education (GPE), dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dan Kementerian Agama (Kemenag). KREASI dijalankan oleh Save the Children bersama Ikatan Guru Indonesia dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. KREASI bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Nias Selatan dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.
_____
Penulis: Afnidar Dakhi; Editor: Andika Ramadhan
Foto: Afnidar Dakhi/KREASI/Ikatan Guru Indonesia/Save the Children