Jakarta, 21 Februari 2025 – Suasana penuh semangat terasa sejak hari pertama Lokakarya Program KREASI—Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia yang berlangsung pada 17—21 Februari 2025 di Hotel Aloft TB Simatupang. Selama lima hari, 31 peserta dari berbagai mitra pelaksana lokal—termasuk Article 33, Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, LP Maarif NU, Yayasan Guru Belajar, Stimulant Institute, Ikatan Guru Indonesia, dan Wahana Visi Indonesia—berkumpul dengan tujuan yang sama: memperkuat pemahaman dan strategi implementasi Program KREASI di daerah mereka masing-masing.
Acara dibuka secara resmi pada hari Senin oleh Bapak Rosianto Hamid, Acting Chief of Party KREASI, dengan sambutan hangat yang menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan literasi, numerasi, dan karakter anak-anak Indonesia. Kehadiran perwakilan dari Save the Children Australia menambah semangat para peserta, yang berasal dari berbagai daerah tempat program ini diimplementasikan: Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Barat, dan Maluku Utara, mencakup tujuh kabupaten dari Nias Utara hingga Kepulauan Morotai.
Dua hari pertama dipenuhi dengan berbagai sesi yang membuka wawasan para peserta untuk peningkatan kualitas pendidikan terutama dalam bidang literasi, numerasi, pendidikan karakter dan perlindungan anak. Mereka diajak memahami strategi penguatan ekosistem pendidikan daerah, menyusun Keerangka Acuan Kerja (KAK) melalui simulasi langsung, serta mendalami aspek monitoring dan evaluasi program. Tidak hanya itu, diskusi tentang partisipasi anak yang bermakna, Perlindungan Anak, GEDSI (Kesetaraan Gender, Disabilitas dan Inklusi Sosial), serta Perubahan Iklim memberikan perspektif baru bagi peserta mengenai pentingnya pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan dalam implementasi program.
Di tengah sesi yang padat, suasana tetap dinamis dengan berbagai diskusi interaktif dan berbagi pengalaman dari masing-masing daerah. Peserta juga mendapat pelatihan terkait media dan komunikasi, advokasi, serta kampanye, yang menjadi bekal penting dalam memastikan program KREASI dapat menjangkau lebih banyak pemangku kepentingan dan menciptakan dampak yang lebih luas.
Memasuki hari ketiga, peserta dibagi menjadi dua kelompok sesuai dengan bidang utama mereka: Pendidikan dan Perlindungan anak serta GEDSI. Dalam kelompok ini, mereka mendalami modul dan pendekatan praktis yang akan diterapkan di lapangan. Diskusi semakin hidup saat mereka berbagi tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing serta mencari solusi bersama untuk meningkatkan efektivitas program. Dalam bidang pendidikan peserta mempelajari materi praktis terkait materi utama dan media pembelajaran literasi, numerasi dan kepemimpinan pendidikan sedangkan untuk perlindungan anak peserta belajar dan berdiskusi terkait Peraturan Menteri Pendidikan dan Peraturan Menteri Agama tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan yang menjadi dasar perlindungan anak pada program KREASI, Aktivasi Tim Penanganan dan Pencegahan Kekerasan, Safe Families, Safe Schools, Pengasuhan dan Disiplin Positif, dan Penguatan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat.
Seiring dengan berakhirnya lokakarya, peserta tidak hanya membawa pulang materi dan strategi baru, tetapi juga semangat dan inspirasi untuk terus berkontribusi dalam menciptakan perubahan bagi pendidikan anak-anak Indonesia. Dengan jejaring yang lebih kuat dan pemahaman yang lebih mendalam, mereka siap untuk mengimplementasikan Program KREASI dengan lebih percaya diri dan berdampak nyata di daerah mereka masing-masing.
KREASI merupakan program yang didanai oleh Global Partnership for Education, dan dikembangkan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional dan didukung oleh pemerintah Kabupaten Nias Utara, Nias Selatan, Tanggamus, Pesisir Barat, Kayong Utara, Ketapang, Halmahera Utara dan Kepulauan Morotai melalui Save the Children bersama Article 33, Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, LP Ma’arif NU, Wahana Visi Indonesia, Stimulant Institute, Ikatan Guru Indonesia dan Yayasan Guru Belajar dalam konsorsium kolaboratif Mitra Pendidikan Indonesia (MPI). KREASI bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.
Penulis: Adhimas Wahyu Agung Wijaya & Maria Arika Purwaningratri
Editor: Anggi M. Nasution













































































































































































