Skip to content Skip to footer

KREASI Halmahera Utara Gelar Lokakarya Analisis Rencana Kerja Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan 

Lokakarya Analisis Rencana Kerja Dinas Pendidikan & Kebudayaan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Utara terkait dengan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dilaksanakan selama dua hari pada 19-20 Agustus 2026. Peserta kegiatan yang mengikuti lokakarya adalah staf lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kantor Kementerian Agama dan perwakilan kepala sekolah.  

Zone Program Manager Indonesia Timur Wahana Visi Indonesia, Sabtarina Dwi Febriyanti, Dalam sambutannya menyampaikan Kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari rangkaian proses yang telah dimulai sejak tahun lalu, yaitu penyusunan Peta Jalan Literasi dan Numerasi.  

Upaya ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Halmahera Utara secara terarah dan berkelanjutan.  

Berdasarkan hasil Evaluasi Wahana Visi Indonesia (WVI) Tahun 2025, salah satu faktor yang terbukti mampu meningkatkan kualitas pendidikan adalah penguatan sektor program pendidikan yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia. Dalam konteks tersebut, Program PKB menjadi investasi jangka panjang yang sangat penting untuk mendukung peningkatan kapasitas guru sebagai ujung tombak pelaksanaan pendidikan di sekolah. 

Asisten II Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Halamahera Utara, Wenas Rompis dalam pembukaan menyampaikan Wahana Visi Indonesia (WVI) telah hadir di Kabupaten Halmahera Utara sejak tahun 1999–2000 melalui berbagai program yang berfokus pada penanganan dan tanggap bencana sosial.  

Dalam dua tahun terakhir, fokus program WVI di Halmahera Utara lebih diarahkan pada sektor pendidikan sebagai salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan dasar dipandang sebagai fondasi yang sangat penting karena menjadi penentu keberhasilan peserta didik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah maupun pendidikan tinggi.  

Oleh karena itu, berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan perlu dimulai dari penguatan layanan pendidikan dasar. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah peningkatan kapasitas guru. Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.  

Karena itu, penguatan kapasitas guru menjadi hal yang penting untuk membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang diperlukan dalam menjalankan peran secara profesional dan bermutu. 

Melalui kegiatan yang dilaksanakan yang bertujuan untuk membedah rencana kerja dinas pendidikan dan kebudayaan serta kementerian agama guna mengidentifikasi dan memetakan alokasi anggaran yang berkaitan dengan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).  

Melalui proses ini, diharapkan dapat terlihat berbagai peluang dan strategi yang dapat diupayakan untuk memperkuat dukungan terhadap peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan. Dengan demikian, investasi pada pengembangan kompetensi guru dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta hasil belajar peserta didik di Kabupaten Halmahera Utara. 

_____
KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) adalah program peningkatan kualitas pendidikan dengan memperkuat literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. KREASI di Halmahera Utara dikelola Save the Children dan diimplementasi Wahana Visi Indonesia, dengan pendanaan Global Partnership for Education (GPE) serta dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Mitra Pendidikan Indonesia yang dipimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Penulis: Revian Luther Hontong | Editor: Andika Ramadhan | Foto: Revian Luther Hontong/KREASI/Wahana Visi Indonesia/Save the Children