Studi situasi awal program (baseline) KREASI diselenggarakan di delapan kabupaten intervensi melalui pendekatan kualitatif maupun kuantitatif untuk menganalisis titik awal daerah sebelum hadirnya KREASI.
Studi situasi awal ini mengukur empat komponen utama dalam Program KREASI yaitu Kurikulum dan Asesmen, Praktik Pengajaran, Kepemimpinan Pendidikan, dan Perlindungan Anak, serta dua komponen pengarusutamaan yaitu Gender, Disabilitas, Inklusi Sosial, dan Perubahan Iklim.
Studi ini melibatkan individu-individu kunci yang menjadi sasaran Program KREASI, yaitu Siswa kelas 4 jenjang SD/MI, siswa jenjang TK/RA, orang tua siswa, Guru SD/MI dan TK/RA, Kepala Sekolah SD/MI dan TK/RA, Pemerintah Daerah beserta jajarannya, dan Lembaga/Komunitas lokal di daerah.
Sejumlah 180 sekolah jenjang SD/MI dan 69 TK/RA di terlibat dalam studi yang dilakukan secara serentak dari bulan Oktober hingga November 2025.
Hasil dari studi situasi awal (baseline) digunakan untuk mengembangkan arah program KREASI dengan memastikan program KREASI mampu menjawab tantangan-tantangan utama terkait pendidikan, perlindungan anak, gender, disabilitas, inklusi sosial, dan perubahan iklim di delapan area intervensi.