Skip to content Skip to footer

KREASI Tanggamus Lakukan Pemantauan Program: Pastikan Kualitas Implementasi 

KREASI Tanggamus menggelar kegiatan pemantauan (monitoring) di Kabupaten Tanggamus pada 6 Agustus 2026. Pemantauan kemitraan ini menyasar dua sekolah dampingan KREASI. 

Monitoring kolaboratif ini bertujuan untuk mengevaluasi secara langsung penerapan metode pembelajaran interaktif, pemenuhan standar Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), serta dampak nyata yang dirasakan oleh para siswa dan orang tua. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui observasi lapangan serta wawancara mendalam bersama lima orang guru, dua orang wali murid, dan dua orang siswa dari kedua sekolah. 

Sebagai sekolah sasaran intervensi KREASI di tahun pertama, salah satu madrasah ibtidaiyah yang didatangi, menunjukkan hasil evaluasi yang sangat positif. Para tenaga pendidik di sekolah tersebut kini telah mengadaptasi strategi pengajaran interaktif yang berpusat pada anak, salah satunya melalui metode Catch-Up Club. 

Pendekatan ini efektif membimbing siswa yang sebelumnya mengalami hambatan literasi dasar hingga kini mampu membaca dengan lancar dan antusias. Perubahan positif ini turut dirasakan hingga ke lingkungan keluarga, di mana para orang tua melaporkan tumbuhnya kemandirian belajar anak, seperti kesadaran menyiapkan buku pelajaran sendiri hingga mengerjakan pekerjaan rumah tanpa harus dipaksa. 

Sementara itu, kunjungan berlanjut ke salah satu sekolah dasar negeri yang merupakan dampingan tahun kedua. Kedatangan tim disambut hangat oleh para siswa melalui penampilan Tari Sankai Sambayan, sebuah tarian tradisional khas Lampung yang menggambarkan pelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah. 

Meskipun pendampingan sekolah ini baru berjalan beberapa bulan, pemantauan mencatat komitmen kuat dari manajemen sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman.  

Hal ini dibuktikan melalui langkah konkret seperti penerbitan Surat Keputusan Tim Perlindungan Anak Sekolah (TPAS) oleh kepala sekolah, penyusunan Standar Operasional Prosedur beserta dokumen safeguarding dan perlindungan anak, hingga perancangan rencana tindak lanjut yang sistematis demi menjamin keberlanjutan program. Kehadiran jajaran pimpinan pusat kedua lembaga ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal ketercapaian program di lapangan secara berkala. 

Menanggapi hasil pemantauan di lapangan, Regional Manager KREASI Lampung, Zulfa Ermiza, memberikan motivasi kepada seluruh pihak agar capaian positif ini tidak membuat tim berpuas diri, melainkan menjadi pemantik semangat baru untuk bergerak lebih berdampak. 

Melengkapi arahan tersebut, Head of Finance KREASI Save the Children, Nurhaida Nurtam, menyambut baik efektivitas serta akuntabilitas pelaksanaan program di lapangan. Menurutnya, program yang terbukti memberikan dampak langsung dan nyata akan membuat pihak donor, yakni Global Partnership for Education, merasa sangat bangga karena dukungan yang disalurkan benar-benar mewujudkan perubahan positif bagi pendidikan anak-anak di Tanggamus. 

Sebagai penutup, Direktur Program KREASI LP Ma’arif PBNU, Suardi, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terjalin erat antara sekolah, orang tua, dan tim program. Keberhasilan transformasi di sekolah-sekolah intervensi ini menjadi bukti nyata dari dedikasi bersama, dengan harapan praktik baik dalam peningkatan literasi maupun perlindungan anak ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah lainnya.

_____
KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) adalah program peningkatan kualitas pendidikan dengan memperkuat literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. KREASI di Tanggamus dikelola Save the Children dan diimplementasi LP Maarif NU, dengan pendanaan Global Partnership for Education (GPE) serta dukungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan Mitra Pendidikan Indonesia yang dipimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Penulis: Dony Eri Pratama | Editor: Andika Ramadhan | Foto: Dony Eri Pratama/KREASI/LP Maarif NU/Save the Children