Skip to content Skip to footer

KREASI Perkuat Kapasitas Mitra Melalui Lokakarya Peningkatan Kapasitas MEAL

KREASI menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas MEAL pada 27-31 Juli 2026 di Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh MEAL Coordinator dan Officer dari mitra pelaksana dari berbagai wilayah dampingan KREASI. Lokakarya ini dilakukan bersamaan dengan peningkatan kapasitas Komunikasi Media dan Catch-Up Club, yang dibuka oleh Sekretaris BKPDM Kemendikdasmen, Muhammad Yusro, dan Kasubdit KSKK Madrasah Kemenag, Abdul Basit yang mewakili Co-Chair Mitra Pendidikan Indonesia.

Lokakarya ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mitra dalam pengelolaan sistem Monitoring, Evaluation, Accountability, and Learning (MEAL) sekaligus meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan mengelola pembelajaran program serta praktik baik yang berkembang selama implementasi KREASI.

Dalam sambutannya, Chief of Party KREASI, Alifah Sri Lestari, menekankan pentingnya pemanfaatan data dan pembelajaran sebagai dasar pengambilan keputusan program.

“Kualitas program tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan, tetapi juga oleh bagaimana kita belajar dari data, memahami perubahan yang terjadi, dan menggunakan bukti tersebut untuk memperbaiki intervensi yang kita lakukan,” ujarnya.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan terkait berbagai aspek implementasi program tahun kedua KREASI, mulai dari pemahaman Results Framework (Kerangka Hasil), mekanisme pengukuran indikator program, pembagian peran dan tanggung jawab pengelolaan data, hingga penggunaan berbagai instrumen monitoring seperti coaching checklist, pelaporan aktivitas, dan dashboard pemantauan.

Tidak hanya fokus pada aspek teknis MEAL, lokakarya juga menghadirkan sesi penguatan kapasitas dalam pengelolaan praktik baik dan komunikasi berbasis bukti. Peserta mendapatkan pendampingan untuk mengidentifikasi praktik baik dari berbagai paket program KREASI, menyusun cerita perubahan (Most Significant Change), melakukan riset sederhana, serta mengembangkan berbagai produk komunikasi yang dapat digunakan untuk advokasi dan diseminasi pembelajaran program.

Salah satu sesi penting dalam kegiatan ini membahas standar kualitas data, verifikasi rutin (Data Quality Assessment), perlindungan data, serta penerapan prinsip informed consent, khususnya dalam pengelolaan data yang melibatkan anak. Melalui sesi ini, peserta diharapkan mampu menerapkan standar etika dan keamanan data dalam seluruh proses pengumpulan, pengelolaan, dan pelaporan informasi program.

Sebagai hasil kegiatan, para peserta menyusun rencana kerja MEAL untuk periode mendatang serta memberikan masukan terhadap sistem, instrumen, dan panduan MEAL KREASI yang saat ini digunakan. Masukan tersebut akan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan dalam mendukung efektivitas implementasi program di seluruh wilayah dampingan.

Melalui kegiatan ini, KREASI berharap terbangun kapasitas mitra yang semakin kuat dalam mengelola data, mendokumentasikan pembelajaran, mengembangkan praktik baik, serta memanfaatkan bukti dan informasi yang dihasilkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan fondasional bagi anak-anak Indonesia.