KREASI Morotai sosialisasikan pentingnya transisi PAUD-SD yang menyenangkan dan Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten Pulau Morotai melalui kampanye bertema “Torang Pe Anak, Torang Pe Masa Depan,” atau dalam bahasa Indonesia berarti “Anak Saya, Masa Depan Saya” Kegiatan ini dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini. Kampanye ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam RPJPN 2025–2045 yang menempatkan Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun prasekolah, sebagai bagian penting dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia.
Kegiatan ini diselenggarakan pada 25 Mei 2026 di Islamic Center Morotai dan melibatkan perwakilan Kantor Camat Morotai Selatan serta Morotai Timur, kepala sekolah, perwakilan orang tua, serta Tim Perlindungan Anak Sekolah (Tim PAS) dari sekolah dampingan KREASI Morotai Tahun 2026 di wilayah Morotai Selatan dan Morotai Timur.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Morotai serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Pulau Morotai turut hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan pentingnya PAUD sebagai fondasi pendidikan anak serta peran pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung implementasi Wajib Belajar 13 Tahun.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat memahami pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi dalam memperkuat akses dan kualitas pendidikan anak sejak dini. Materi yang disampaikan mengenai pentingnya PAUD juga diharapkan dapat diteruskan hingga ke tingkat desa agar pemahaman masyarakat semakin luas dan menjangkau lebih banyak pihak,” ujar Rahima Lastori, Kepala Bidang PAUD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Morotai.
Kampanye ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk mendorong kesadaran bersama mengenai pentingnya transisi PAUD-SD yang positif dan menyenangkan bagi anak. Pendekatan ini juga sejalan dengan arah kebijakan nasional terkait Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun pendidikan prasekolah.
Kampanye “Torang Pe Anak, Torang Pe Masa Depan” menjadi pengingat bahwa menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi anak bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Seluruh unsur, mulai dari pemerintah, satuan pendidikan, hingga masyarakat, memiliki peran bersama untuk memastikan setiap anak di Morotai mendapatkan pengalaman belajar pertama yang positif sebagai fondasi masa depan mereka.
_____
KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) adalah program peningkatan kualitas pendidikan dengan memperkuat literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. KREASI di Pulau Morotai dikelola Save the Children dan diimplementasi oleh Stimulant Institute, dengan pendanaan Global Partnership for Education (GPE) serta dukungan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan Mitra Pendidikan Indonesia yang dipimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag).
Penulis: Ayutama Putri Jordy | Editor: Andika Ramadhan | Foto: Ayutama Putri Jordy/KREASI/Stimulant Institute/Save the Children