Vilma Kitong, seorang guru SD yang telah mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan. Sebagai guru kelas tinggi, ia terbiasa menghadapi siswa yang sudah lebih mandiri dalam belajar. Namun, perjalanan barunya sebagai Fasilitator Daerah dalam program KREASI bersama Wahana Visi Indonesia membuka sudut pandang baru dalam profesinya.
Pada tahun kedua implementasi program KREASI, Vilma mengikuti pelatihan literasi yang menjadi salah satu pengalaman paling berkesan dalam perjalanan kariernya. Dalam pelatihan tersebut, ia tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga merasakan suasana belajar yang menyenangkan, penuh kekompakan, dan didampingi oleh tim fasilitator yang inspiratif.
“Selama kegiatan, saya merasa sangat senang karena bisa bertemu dan belajar langsung dari fasilitator utama dan tim yang hebat,” kenangnya.
Sebelum mengikuti pelatihan, Vilma menyadari bahwa ia belum benar-benar memahami bagaimana mengajar di kelas rendah. Baginya, mengajar siswa kelas kecil ternyata membutuhkan pendekatan yang berbeda—lebih sabar, lebih terstruktur, dan penuh tahapan, terutama dalam pengajaran literasi. Hal ini menjadi tantangan baru bagi Vilma, karena selama ini ia lebih terbiasa mengajar siswa kelas 6.
Melalui pelatihan tersebut, Vilma mulai memahami pentingnya metode pengajaran yang disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak. Ia belajar bagaimana menciptakan suasana kelas yang mendukung, serta bagaimana membimbing siswa secara bertahap dalam memahami literasi dasar.
Perubahan itu sangat terasa setelah pelatihan selesai. Vilma mengakui bahwa pemahamannya meningkat secara signifikan. Kini, ia merasa lebih percaya diri jika suatu saat mendapat kesempatan untuk mengajar di kelas rendah. Tidak hanya itu, ia juga mulai berbagi pengetahuan yang diperolehnya kepada rekan-rekan guru di sekolahnya.
Ia melihat perannya bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak perubahan di lingkungan sekolah. Dengan semangat baru, Vilma siap mendukung pendampingan sekolah bersama timnya, membawa metode pengajaran literasi yang lebih efektif dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Perubahan itu dimulai ketika kita mau belajar kembali. Saya percaya, dengan terus berbagi dan menerapkan metode yang tepat, kita bisa membantu lebih banyak anak menikmati belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.”
_____
KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) adalah program peningkatan kualitas pendidikan dengan memperkuat literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. KREASI di Halmahera Utara dikelola Save the Children dan diimplementasi Wahana Visi Indonesia, dengan pendanaan Global Partnership for Education (GPE) serta dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Mitra Pendidikan Indonesia yang dipimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag).
Penulis: Revian Luther Hontong | Editor: Andika Ramadhan | Foto: Revian Luther Hontong/KREASI/Wahana Visi Indonesia/Save the Children