KREASI Halmahera Utara yang dijalankan Wahana Visi Indonesia menyelenggarakan Lokakarya Pengembangan Permainan Literasi dan Numerasi Kontekstual bagi sekolah dampingan di Kabupaten Halmahera Utara pada Jumat, 26 September 2025.
Lokakarya ini menghadirkan fasilitator dari APE GAMELAB, yaitu Adhicipta dan M. Charish, serta diikuti oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Utara dan para guru dari sekolah dampingan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Anthone J. Tutupary, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Workshop ini merupakan langkah strategis dalam memperkaya metode pembelajaran literasi dan numerasi yang berbasis pada konteks lokal. Pendekatan ini memungkinkan guru untuk mengaitkan materi ajar dengan lingkungan sekitar dan budaya setempat. Kami mengucapkan terima kasih kepada WVI dan KREASI atas kontribusinya dalam menghadirkan narasumber yang kompeten dan inspiratif,” ujarnya.
Program Manager KREASI Halmahera Utara, Rany Monika Purba, menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang inklusif.
“Workshop ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk merancang board game atau papan permainan yang mendukung proses belajar literasi dan numerasi. Permainan ini diharapkan dapat menjangkau seluruh anak, khususnya siswa dengan disabilitas. Selama dua hari pelaksanaan, kami berharap muncul berbagai ide kreatif yang dapat dikembangkan menjadi produk pembelajaran khas Halmahera Utara,” jelasnya.
Salah satu peserta, guru madrasah ibtidaiyah, Nurdiana, mengungkapkan antusiasmenya terhadap metode pembelajaran yang diperkenalkan.
“Saya sangat terinspirasi dengan pendekatan permainan yang digunakan. anak-anak akan lebih mudah memahami materi jika disampaikan melalui cara yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas guru dalam menciptakan pembelajaran yang relevan, menyenangkan, dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan seluruh anak Halmahera Utara tanpa terkecuali.
_____
Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education, dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Agama. KREASI di Halmahera Utara dijalankan oleh Save the Children dan mitra pelaksana lokal Wahana Visi Indonesia didukung Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara Utara, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.
_____
Penulis: Tim KREASI Halmahera Utara
Foto: Dok. KREASI/Wahana Visi Indonesia/Save the Children