Skip to content Skip to footer

Pemkab Sumba Barat Berbagi Praktik Baik Daerah yang Inklusif dan Ramah Anak ke Pemkab Pulau Morotai 

KREASI Morotai memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Dilaksanakan secara hibrida pada 23 Juni lalu, forum ini menjadi ruang pembelajaran antar-wilayah, memperkuat komitmen bersama dalam tata kelola daerah yang inklusif dan ramah anak. Sumba Barat membagikan praktik baik melalui pembentukan Forum Anak Daerah (FAD) dengan mekanisme seleksi terbuka.  

Anak-anak yang terpilih mendapat ruang untuk memahami hak-haknya dan menyampaikan aspirasi langsung kepada pemerintah. Strategi ini menginspirasi Morotai untuk memperkuat partisipasi anak secara lebih sistematis. 

Sebaliknya, Morotai menampilkan terobosan di bidang pendidikan dan lingkungan. Dengan memberikan beasiswa penuh kepada 1.112 siswa hingga jenjang S1, serta mendorong terciptanya lingkungan bersih sebagai bagian dari ekosistem ramah anak, Morotai menunjukkan komitmen jangka panjang dalam pembangunan inklusif. 

Diskusi berjalan aktif. Sumba Barat menyoroti pentingnya alokasi anggaran untuk satuan tugas kebersihan dan menggali skema pendanaan beasiswa Morotai. Kolaborasi ini menegaskan bahwa pertukaran pengetahuan antardaerah bukan hanya saling menginspirasi, tapi juga mendorong penyusunan prioritas yang lebih tepat sasaran. 

“Kegiatan seperti ini menyadarkan kami untuk menata ulang prioritas. Jangan lelah menjangkau kami. Pemerintah butuh partner yang bisa mengingatkan,” ujar Kepala Bappeda Litbang Pulau Morotai Ahdad, 

Pertemuan ini menjadi bukti bahwa praktik baik layak direplikasi, disesuaikan, dan diperluas. Karena masa depan anak membutuhkan kolaborasi lintas batas, lintas sektor, dan lintas komitmen.


Teks: Ayutama Putri Jordy (Penulis); Andika Ramadhan (Editor)