Laporan Studi Baseline Program KREASI
Save the Children melaksanakan Studi Baseline untuk Program KREASI guna membangun dasar bukti mengenai kondisi terkini pengajaran, pembelajaran, dan sistem sekolah di wilayah sasaran program. Studi ini bertujuan untuk menangkap gambaran kualitas proses belajar-mengajar, kepemimpinan sekolah, serta perlindungan anak sebagai dasar dalam menilai sejauh mana kebijakan dan praktik di lapangan telah mengakomodasi kebutuhan peserta didik dari berbagai latar belakang sosial ekonomi, budaya, gender, dan disabilitas.
Studi ini dipimpin oleh Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) dengan menggunakan instrumen dari program DFAT-INOVASI, yaitu Student Learning Assessment (SLA).
Hasil baseline KREASI didiseminasikan kepada seluruh pemangku kepentingan pendidikan di tingkat nasional dan kabupaten. Hal ini mencakup Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag) sebagai Co-Chairs Mitra Pendidikan Indonesia (MPI) beserta seluruh anggotanya, Mitra Pelaksana Lokal KREASI di 8 kabupaten dan 4 provinsi, serta Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama di tingkat kabupaten.
Ringkasan Eksekutif
Ringkasan eksekutif laporan Baseline, GEDSI, dan Perubahan Iklim.
17 Halaman
Laporan Baseline
Asesmen baseline terhadap kurikulum dan penilaian, praktik pembelajaran, kepemimpinan sekolah, serta perlindungan anak.
112 Halaman
Laporan GEDSI
Integrasi Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) ke dalam kurikulum dan penilaian, praktik pembelajaran, kepemimpinan sekolah, serta perlindungan anak.
67 Halaman
Laporan Perubahan Iklim
Integrasi perubahan iklim ke dalam kurikulum dan penilaian, praktik pembelajaran, kepemimpinan sekolah, serta perlindungan anak.
47 Halaman
Laporan Keseluruhan
Laporan lengkap ini terdiri atas Ringkasan Eksekutif, Laporan Baseline, Laporan GEDSI, Laporan Perubahan Iklim, serta mencakup Area Prioritas untuk Pemrograman dan Penelitian ke Depan (halaman 214–216).
220 Halaman
Materi Presentasi
Diseminasi
KREASI menyelenggarakan kegiatan diseminasi hasil studi baseline di Jakarta pada 26 Februari 2026. Kegiatan ini memaparkan temuan hasil studi baseline yang kemudian ditanggapi oleh para ahli dari pemerintah dan organisasi non-pemerintah di bidang pendidikan.