Pelatihan Fasilitator Klub Bermain Literasi (KBL) oleh KREASI Halmahera Utara berlangsung pada 18 hingga 21 Agustus 2026. Pelatihan yang dilaksanakan melibatkan 50 perwakilan guru dari 44 sekolah dampingan KREASI di Kabupaten Halmahera Utara.
Zone Program Manager Indonesia Timur Wahana Visi Indonesia, Sabtarina Dwi Febriyanti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Klub Bermain Literasi (KBL), merupakan intervensi langsung yang diberikan kepada anak untuk membantu meningkatkan capaian hasil belajar, termasuk skor Tes Kemampuan Akademik (TKA). Intervensi tersebut dirancang agar peserta didik memperoleh pendampingan yang terarah dalam meningkatkan kemampuan literasi.
Kegiatan pendampingan dilaksanakan secara rutin dan intensif selama tiga bulan. Selain itu, program ini dilengkapi dengan pelaksanaan asesmen secara berkala untuk memantau perkembangan dan kemajuan belajar siswa. Hasil asesmen menjadi dasar dalam mengukur efektivitas intervensi yang diberikan serta mengidentifikasi kebutuhan dukungan lanjutan bagi peserta didik.
Untuk mendukung pelaksanaan program, Wahana Visi Indonesia (WVI) telah mengembangkan modul literasi yang terdiri atas 27 sesi pertemuan dalam kurun waktu selama tiga bulan. Modul tersebut dirancang secara sistematis agar proses pendampingan dapat dilakukan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan sehingga tujuan peningkatan kemampuan literasi siswa dapat tercapai secara optimal.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Utara, Hertje Manuel, dalam sambutannya, disampaikan bahwa kualitas pendidikan anak sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru yang mendampingi proses belajar mereka. Anak-anak akan berkembang dengan baik apabila didukung oleh guru yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas yang memadai dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.
Oleh karena itu, salah satu upaya untuk memastikan peningkatan kompetensi guru dimulai melalui kegiatan pelatihan ini. Pelatihan Fasilitator Klub Bermain Literasi (KBL) menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas para guru sehingga mereka dapat menjalankan perannya secara lebih efektif dalam mendukung perkembangan dan pembelajaran anak.
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa seluruh pihak perlu terus mengingat tujuan besar yang menjadi fokus bersama, yaitu meningkatkan mutu pendidikan secara maksimal. Setiap kegiatan, termasuk pelatihan ini, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas bagi anak-anak di Kabupaten Halmahera Utara.
_____
KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) adalah program peningkatan kualitas pendidikan dengan memperkuat literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. KREASI di Halmahera Utara dikelola Save the Children dan diimplementasi Wahana Visi Indonesia, dengan pendanaan Global Partnership for Education (GPE) serta dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Mitra Pendidikan Indonesia yang dipimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag).
Penulis: Revian Luther Hontong | Editor: Andika Ramadhan | Foto: Revian Luther Hontong/KREASI/Wahana Visi Indonesia/Save the Children