Kegiatan Pelembagaan dan Penguatan Komunitas Belajar (Kombel) Internal dan Kombel Gugus Jenjang SD dan SMP Se-Kabupaten Halmahera Utara dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada 13 Agustus 2026. Kegiatan ini didukung oleh Program KREASI Halmahera Utara.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan pengurus komunitas belajar dari 35 Sekolah Dasar (SD) dan 19 Sekolah Menengah Pertama (SMP) sejumlah 59 orang guru. Kegiatan difasilitasi oleh narasumber dari Kantor Guru dan Tenaga Pendidikan (KGTK) Provinsi Maluku Utara Wilsa Dieastuty Salim, sebagai Ketua Tim Kerja Pusat Pengembangan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan.
Project Manager KREASI, Rany Monika Purba, dalam sambutan menyampaikan bahwa Kombel merupakan wadah kolaborasi dan berbagi pengetahuan yang didukung KREASI karena diyakini mampu memperluas dampak peningkatan mutu pendidikan di luar 44 sekolah dasar dampingan program, di mana pengetahuan, praktik baik, dan sumber belajar yang difasilitasi KREASI dapat menjangkau sekolah non-dampingan melalui komunitas belajar yang aktif di tingkat kecamatan.
KREASI juga mendorong budaya berbagi antar-guru agar pengetahuan yang telah diperoleh melalui pelatihan tidak menjadi eksklusif, melainkan disebarluaskan melalui peran guru sebagai fasilitator bagi rekan sejawat, sehingga bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, KREASI dapat berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Halmahera Utara.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Utara, Hertje Manuel, dalam sambutannya disampaikan bahwa keberhasilan seorang guru tidak hanya diukur dari peningkatan pengetahuan peserta didik, tetapi juga dari perkembangan karakter mereka; oleh karena itu, kegiatan komunitas belajar ini bertujuan menjadi wadah bagi para guru untuk berbagi pengalaman, kreativitas, tantangan, serta praktik baik dalam pembelajaran, sekaligus memperkuat kolaborasi antar satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di masing-masing sekolah.
Selain itu, keberhasilan guru dan peserta didik dalam bidang akademik, termasuk melalui hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA), merupakan cerminan kinerja bersama kepala sekolah, tenaga kependidikan, dan seluruh warga sekolah. Melalui kegiatan ini, seluruh pemangku kepentingan didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital yang semakin pesat, sehingga dapat menjalankan tugas bersama dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa secara lebih optimal.
Melalui kegiatan pelembagaan dan penguatan komunitas belajar, guru-guru dapat memanfatakan wadah Kombel sebagai tempat untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, tantangan dan inovasi-inovasi kreatif yang dikembangkan oleh para guru.
_____
KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) adalah program peningkatan kualitas pendidikan dengan memperkuat literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. KREASI di Halmahera Utara dikelola Save the Children dan diimplementasi Wahana Visi Indonesia, dengan pendanaan Global Partnership for Education (GPE) serta dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Mitra Pendidikan Indonesia yang dipimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag).
Penulis: Revian Luther Hontong | Editor: Andika Ramadhan | Foto: Revian Luther Hontong/KREASI/Wahana Visi Indonesia/Save the Children