Skip to content Skip to footer

KREASI Halmahera Utara Laksanakan Rapat Koordinasi dan Penguatan Kapasitas Pokja BSAN 

Rapat Koordinasi dan Penguatan Kapasitas Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) dilaksanakan oleh KREASI di Halmahera Utara. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Bappeda Halmahera Utara berlangsung selama 11-12 Agustus 2026.  

Rapat koordinasi dan penguatan kapasitas melibatkan peserta yang tergabung dalam struktur Pokja BSAN, peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari Kantor Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Dinas Kesehatan, TP-PKK Kabupaten, Pokja Bunda PAUD, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana, UPTD PPA, Kejaksaan Negeri, PPA (Pusat Pengembangan Anak) Halmahera Utara, Pusat Studi Perempuan & Anak UNIERA, dan Yayasan Pembelaan Putra Putri Indonesia. 

Project Manager KREASI Halmahera Utara Wahana Visi Indonesia, Rany Monika Purba, dalam pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya menambah pengetahuan, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman masing-masing peserta terhadap peran dan tanggung jawabnya. 

Ia sekaligus memberikan apresiasi bupati atas penerbitan SK Pokja BSAN dengan harapan dapat berfungsi secara optimal, aktif, dan memberikan dampak nyata dalam menurunkan kasus kekerasan anak di lingkungan sekolah, keluarga, dan desa, serta mendorong peserta untuk berdiskusi secara aman dan nyaman hingga menyusun serta menetapkan alur perlindungan anak di Kabupaten Halmahera Utara.  

Asisten II Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Halmahera Utara, Wenas Rompis dalam pembukaan menyampaikan apresiasi terhadap KREASI atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan kualitas perlindungan dan kesejahteraan anak di Kabupaten Halmahera Utara, harapannya seluruh peserta berdiskusi untuk mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak mengingat situasi dan tantangan yang dihadapi anak saat ini terus berkembang. 

Ia mendorong Pokja BSAN merumuskan dan mendiskusikan langkah-langkah strategis untuk menjembatani upaya pencegahan agar tidak terjadi kasus kekerasan terhadap anak melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Selain itu, berperan sebagai wadah kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan dan penanganan kekerasan serta perundungan di lingkungan satuan pendidikan. 

Melalui kegiatan rapat koordinasi dan penguatan kapasitas yang dilaksanakan selama dua hari, Pokja BSAN diharapkan memiliki pemahaman yang selaras dan bersatu dalam semangat kolaborasi untuk mengupayakan lingkungan di Halmahera Utara tanpa kekerasan. 

_____
KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) adalah program peningkatan kualitas pendidikan dengan memperkuat literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. KREASI di Halmahera Utara dikelola Save the Children dan diimplementasi Wahana Visi Indonesia, dengan pendanaan Global Partnership for Education (GPE) serta dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Mitra Pendidikan Indonesia yang dipimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Penulis: Revian Luther Hontong | Editor: Andika Ramadhan | Foto: Revian Luther Hontong/KREASI/Wahana Visi Indonesia/Save the Children