Skip to content Skip to footer

KREASI Tingkatkan Kapasitas Klub Bermain Literasi bagi Fasilitator Daerah dan MPL untuk Perkuat Literasi Anak

KREASI menyelenggarakan Peningkatan Kapasitas Fasilitator Daerah Klub Bermain Literasi (Catch-Up Clubs/CuC) pada 27-31 Juli 2026 di Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh fasilitator daerah, Training Coordinator, CuC Officer, serta tim teknis KREASI dari berbagai wilayah dampingan program.

Lokakarya ini dilakukan bersamaan dengan peningkatan kapasitas Komunikasi Media dan MEAL, yang dibuka oleh Sekretaris BKPDM Kemendikdasmen, Muhammad Yusro, dan Kasubdit KSKK Madrasah Kemenag, Abdul Basit yang mewakili Co-Chair Mitra Pendidikan Indonesia.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya KREASI dalam memperkuat kualitas pendidikan fondasional, khususnya literasi dasar bagi siswa sekolah dasar yang masih membutuhkan dukungan belajar tambahan.

Melalui pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL), Klub Bermain Literasi dirancang untuk membantu peserta didik belajar sesuai dengan kemampuan aktual mereka, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif, inklusif, dan menyenangkan.

Selama pelatihan, peserta mendalami berbagai materi yang menjadi fondasi pelaksanaan Klub Bermain Literasi. Materi tersebut mencakup pengenalan program KBL, prinsip-prinsip dasar Teaching at the Right Level (TaRL), pembelajaran literasi berbasis bermain, pembelajaran sosial emosional (Social Emotional Learning/SEL), serta penerapan prinsip perlindungan anak yang terintegrasi dalam setiap aktivitas pembelajaran.

Peserta juga mengikuti sesi praktik dan simulasi berbagai kegiatan literasi berdasarkan jenjang kemampuan siswa, mulai dari bahasa lisan, pengenalan huruf dan suku kata, membaca kata, kalimat dan paragraf, hingga pemahaman cerita dan teks. Selain itu, mereka mempelajari penggunaan asesmen literasi sebagai dasar pengelompokan peserta didik dan perencanaan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar masing-masing anak.

Salah satu sesi utama dalam pelatihan adalah kegiatan microteaching yang dilaksanakan langsung di sekolah. Pada sesi ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan pembelajaran Klub Bermain Literasi kepada siswa secara langsung, termasuk melakukan asesmen kemampuan literasi dan mengelola pembelajaran berbasis kelompok kemampuan. Setelah praktik lapangan, peserta menerima umpan balik konstruktif dari para pelatih untuk memperkuat kemampuan fasilitasi dan keterampilan mengajar mereka.

Selain penguatan kapasitas teknis, pelatihan juga membekali peserta dengan keterampilan fasilitasi pelatihan orang dewasa. Fasilitator Daerah diharapkan mampu menjadi pelatih bagi Fasilitator Klub Bermain Literasi di tingkat kabupaten melalui pendekatan pelatihan yang partisipatif, reflektif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta.

Pelatihan ini juga memperkenalkan mekanisme pembelajaran sejawat, mentoring, dan pendampingan sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu program. Melalui mekanisme tersebut, para fasilitator didorong untuk terus belajar, berbagi pengalaman, dan saling memberikan dukungan dalam menghadapi tantangan implementasi di wilayah masing-masing.

Sebagai penutup, seluruh peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan menjadi panduan pelaksanaan pelatihan Fasilitator Klub Bermain Literasi di daerah masing-masing. RTL tersebut diharapkan dapat memastikan proses replikasi pelatihan berjalan secara sistematis dan mendukung implementasi Klub Bermain Literasi yang berkualitas di seluruh daerah dampingan KREASI.

Melalui kegiatan ini, KREASI memperkuat komitmennya untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar anak Indonesia melalui pendekatan yang berpusat pada kebutuhan belajar peserta didik, didukung oleh fasilitator yang kompeten, sistem pendampingan yang kuat, serta kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, sekolah, komunitas, dan mitra pelaksana.