Skip to content Skip to footer

Save the Children Silaturahmi dengan PP Muhammadiyah, Bahas Perkembangan KREASI 

Pimpinan Save the Children Indonesia melakukan pertemuan silaturahmi dengan Pimpinan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah di Jakarta Pusat pada Senin (15/9/2025). 

Hadir dalam pertemuan ini Ketua Pembina Save the Children Indonesia, Daniel Rembeth; Senior Director Advocacy Campaign & Government Relations, Tata Sudrajat; Chief of Party KREASI, Alifah Lestari; dan Deputy Chief of Party KREASI, Imelda Usnadibrata.  

Sementara hadir dari Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah: Ketua Majelis, Didik Suhardi; dan Direktur KREASI, Gufron Amirullah. 

Dalam pertemuan yang berlangsung interaktif tersebut, berbagai gagasan, masukan, dan strategi disampaikan untuk memastikan program benar-benar tepat sasaran dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. 

Alifah Lestari berharap program KREASI yang dilaksanakan Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah dapat diperluas, tidak hanya di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. 

“Kami berharap pelatihan yang dikembangkan KREASI bersama mitranya, khususnya dengan Muhammadiyah ini bisa berkelanjutan, bisa meningkatakan kapasitas guru, maupun kepala sekolah. Itu akan memberikan dampak proses pembelajaran siswa. Jadi kita berharap memberikan dampak terharap literasi dan numerasi,” ungkapnya. 

Imelda Usnadibrata menambahkan, rapat koordinasi tersebut juga mendiskusikan penyelarasan program dalam mendukung pemerintah. 

Dia juga berharap, Program KREASI ini dapat diteruskan dan dikembangkan oleh pemerintah daerah bersama ekosistem pendidikan di daerah. 

Sementara, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah Didik Suhardi menyampaikan, rapat tersebut membahas progres Program KREASI di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara. 

“Sejauh ini program yang sudah dilakukan tim kami, baik yang ada di pusat maupun daerah sesuai dengan rencana yang kita tentukan,” sebutnya. 

Selain itu, Didik mengusulkan Program KREASI ini tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas dan perbaikan proses pembelajaran, tapi juga berfokus pada media pembelajaran dan hal-hal penting lainnya di dalam kelas.