Skip to content Skip to footer

KREASI Kayong Utara Perkuat Kolaborasi dengan Dialog dan Apresiasi Insan Pendidikan

KREASI Kayong Utara menggelar kegiatan Dialog Pendidikan dan Apresiasi Insan Pendidikan dengan tema “Kolaborasi dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan di Kabupaten Kayong Utara” pada 30 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, hingga para insan pendidikan, untuk memperkuat sinergi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Direktur KREASI Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Ghufron Amirullah, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya.

“Peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, peserta didik, orang tua, dunia usaha, serta para penerima penghargaan sebagai insan terdidik yang telah memperoleh kesempatan dan kepercayaan lebih dalam menempuh pendidikan,” ujar Ghufron.

Ia menambahkan, melalui forum dialog ini diharapkan lahir pemikiran dan langkah konkret yang mampu mendorong kemajuan pendidikan secara berkelanjutan di Kabupaten Kayong Utara.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Khoirul, menyampaikan bahwa dialog pendidikan menjadi wadah penting untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan solusi secara konstruktif.

“Melalui kegiatan dialog ini, kita membuka ruang diskusi yang sehat untuk pengembangan pendidikan di Kayong Utara. Anak-anak di desa harus menjadi pelopor pembangunan, karena dari merekalah masa depan daerah ini ditentukan,” tegasnya.

Ia juga berharap semangat kolaborasi yang terbangun dapat memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan sehingga program pendidikan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Senada dengan itu, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kayong Utara, Gunawan, menilai kegiatan dialog dan kolaborasi bersama para awardee sebagai momentum penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

“Pendidikan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, tenaga pendidik, serta para awardee sebagai generasi terdidik yang telah diberi amanah dan kesempatan lebih,” ungkapnya.

Melalui forum dialog ini, lanjut Gunawan, diharapkan muncul gagasan, pengalaman, dan inovasi yang mampu menjawab tantangan pendidikan di daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan Dialog Pendidikan dan Apresiasi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun pendidikan Kabupaten Kayong Utara melalui kolaborasi, keterbukaan, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

_____
Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education, dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Agama. KREASI di Kayong Utara dijalankan oleh Save the Children dan mitra pelaksana lokal Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah didukung Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.
_____
Penulis: Rinda Andri Gunawan | Editor: Andika Ramadhan | Foto: Rinda Andri Gunawan/KREASI/Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah/Save the Children