KREASI Pesisir Barat menyelenggarakan Lokakarya Penulisan dan Diseminasi Praktik Baik Literasi–Numerasi melalui platform digital Rumah Pendidikan. Kegiatan ini bertujuan membantu guru mengolah pengalaman mengajar menjadi praktik baik yang terdokumentasi dengan rapi dan dapat dibagikan secara lebih luas.
Sebanyak 31 guru dari jenjang SD/MI dan TK/RA/PAUD terlibat dalam lokakarya ini. Seluruh peserta merupakan guru yang telah menerapkan pembelajaran literasi dan numerasi di kelasnya. Melalui kegiatan ini, guru didorong untuk merefleksikan pengalaman pembelajaran sekaligus menuliskannya secara sistematis.
Fokus lokakarya diarahkan pada dua hal utama, yaitu penyusunan praktik baik terkait perencanaan dan proses pembelajaran, serta penyusunan praktik baik dalam bentuk modul dan bahan ajar. Dengan pendekatan tersebut, praktik pembelajaran yang sebelumnya hanya digunakan di kelas masing-masing dapat dikembangkan menjadi sumber belajar yang bisa dimanfaatkan oleh guru lain.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan menulis, tetapi juga pada proses diseminasi praktik baik. Guru difasilitasi untuk menyiapkan dan mengunggah tulisannya ke Rumah Pendidikan, platform digital milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menjadi ruang berbagi praktik pembelajaran antarpendidik.
Dari total 31 peserta, sebanyak 15 cerita praktik baik berhasil ditulis dan diunggah ke Platform Rumah Pendidikan. Selain itu, terdapat 8 dokumen praktik baik lainnya yang telah selesai disusun dan siap untuk diunggah pada tahap berikutnya. Seluruh cerita memuat pengalaman nyata guru dalam menerapkan pembelajaran literasi–numerasi yang kontekstual, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan siswa.
Salah satu contoh praktik baik berasal dari salah satu MIS di Pesisir Barat, yang mendokumentasikan pembelajaran tentang dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan sekitar. Praktik ini menunjukkan bagaimana literasi dan numerasi dapat diintegrasikan dengan isu lingkungan dalam pembelajaran sehari-hari.
Salah satu peserta lokakarya, Endah, membagikan pengalamannya dalam menulis praktik baik. “Dalam menulis praktik baik kita mengawalinya dengan upaya penyelesaian masalah yang kita hadapi, kemudian mencari tau tujuan kita apa kedepannya, setelah itu kita bisa mencari tau langkah-langkah apa yang akan kita lakukan untuk bisa menyelesaikan masalah agar bisa lebih baik kedepannya,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Program KREASI berharap guru tidak hanya memperoleh keterampilan baru dalam menulis dan mendokumentasikan praktik pembelajaran, tetapi juga semakin terdorong untuk berbagi pengalaman dan inovasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, praktik pembelajaran yang baik dapat menjangkau lebih banyak pendidik dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran literasi–numerasi di Pesisir Barat.
_____
Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education, dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Agama. KREASI Pesisir Barat dijalankan oleh Save the Children bersama Yayasan Guru Belajar dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. KREASI bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.
_____
Penulis: Putri Lalitaningtyas | Editor: Laras Sabila Putri | Foto: Putri Lalitaningtyas/KREASI/Yayasan Guru Belajar/Save the Children