KREASI Tanggamus bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Lokakarya Penyiapan Bakal Calon Kepala Sekolah pada 18 November 2025. Kegiatan ini sebagai langkah strategis menyiapkan calon pemimpin satuan pendidikan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada mutu pembelajaran.
Dalam kegiatan ini, para guru yang berpotensi menjadi calon kepala sekolah diajak berdiskusi dan merefleksikan kebutuhan kompetensi kepemimpinan pendidikan masa kini. FGD menjadi ruang untuk memetakan tantangan lapangan, mulai dari pengelolaan kurikulum, peningkatan kualitas guru, hingga penguatan budaya sekolah yang aman dan berpihak pada anak. Lokakarya kemudian memperkuat aspek praktis, seperti kemampuan menyusun visi-misi sekolah, memimpin tim, mengambil keputusan berbasis data, dan membangun jejaring dengan pemangku kepentingan.
Kegiatan ini juga menegaskan bahwa kepala sekolah masa depan tidak hanya dituntut cakap secara administratif, tetapi juga menjadi pemimpin pembelajaran (instructional leader) yang mampu menggerakkan guru dan warga sekolah untuk terus belajar dan berinovasi. Melalui proses penyiapan yang terstruktur, calon kepala sekolah diharapkan memiliki fondasi kepemimpinan yang kuat, memahami prinsip perlindungan anak, serta mampu mengintegrasikan program-program peningkatan literasi, numerasi, dan karakter ke dalam rencana pengembangan sekolah.
Dengan dukungan berbagai pihak—pemerintah daerah, Kementerian Agama, organisasi masyarakat, dan Program KREASI—upaya penyiapan bakal calon kepala sekolah ini diharapkan menjadi pijakan penting bagi masa depan pendidikan di Tanggamus. Pesan utamanya jelas: pemimpin sekolah yang hebat tidak hadir secara kebetulan, tetapi dipersiapkan melalui proses belajar yang serius, terarah, dan kolaboratif.
_____
Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education, dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Agama. KREASI di Tanggamus dijalankan oleh Save the Children dan mitra pelaksana lokal Lembaga Pendidikan Maarif NU didukung Pemerintah Kabupaten Tanggamus, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.
_____
Artikel ini disadur dari unggahan Instagram Lembaga Pendidikan Maarif NU Tanggamus