Skip to content Skip to footer

KREASI Kayong Utara Gelar Lokakarya Penguatan Kepemimpinan untuk Dukung Kebijakan Kurikulum

KREASI Kayong Utara menyelenggarakan Lokakarya Penguatan Kepemimpinan Daerah dalam Mendukung Implementasi Arah Kebijakan Kurikulum, pada 10 November 2025, bertempat di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08:00–16:00 WIB ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara.

Lokakarya ini menjadi momentum penting bagi penguatan kapasitas pemimpin pendidikan dalam memahami arah kebijakan kurikulum nasional yang terus berkembang.

Acara ini dihadiri oleh peserta dari Perwakilan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki peran strategis dalam pengembangan pendidikan daerah. Para peserta mendapatkan ruang berdiskusi dan memperkuat sinergi untuk mendorong implementasi kurikulum nasional secara lebih efektif di sekolah-sekolah di Kayong Utara.

Kegiatan ini juga semakin bermakna dengan hadirnya narasumber dari Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Lanny Anggraini, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai arah kebijakan kurikulum nasional, strategi kepemimpinan pendidikan, serta langkah-langkah penguatan sekolah dalam menerapkan pembelajaran yang holistik, berdiferensiasi, dan berpihak pada murid. Lokakarya ini diharapkan menjadi pijakan kuat dalam mendorong transformasi pendidikan yang lebih progresif di Kabupaten Kayong Utara.

_____
Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education, dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Agama. KREASI di Kayong Utara dijalankan oleh Save the Children dan mitra pelaksana lokal Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah didukung Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.
_____
Penulis: Rinda Andri Gunawan | Editor: Andika Ramadhan | Foto: Rinda Andri Gunawan/KREASI/Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah/Save the Children