Skip to content Skip to footer

KREASI Gelar Diseminasi Praktik Baik Kepemimpinan Kepala Sekolah di Pesisir Barat

Untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan inklusif bagi anak, KREASI Pesisir Barat menyelenggarakan kegiatan “Sakai Sambayan: Guru Berkarya, Menyemai Praktik Baik, dan Menuai Inspirasi” pada Sabtu (08/11/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang berbagi sekaligus perayaan atas praktik baik dari empat kepala sekolah mitra KREASI di Kabupaten Pesisir Barat. Tema Sakai Sambayan dipilih karena mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan saling mendukung dalam adat Saibatin Lampung. Nilai-nilai tersebut juga menjadi semangat KREASI dalam memperkuat peran pendidik dan membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif di Pesisir Barat.

Kegiatan berlangsung hangat dengan kehadiran Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, bersama Wakil Ketua I TPPK Pesisir Barat, Dea Derika Topani. Turut hadir Humanitarian and Impact Innovation Director Save the Children Indonesia, Fadli Usman, Chief of Party KREASI, Alifah Lestari, serta KREASI Regional Manager Sumatra, R. Manmagilan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan nyata terhadap upaya sekolah dalam memimpin perubahan di lingkungan masing-masing.

Sebelum memasuki tahap diseminasi, keempat kepala sekolah mengikuti proses penguatan kapasitas dan refleksi cerita perubahan. Dari rangkaian tersebut, lahir berbagai praktik baik yang mencerminkan keberagaman inovasi pembelajaran di Pesisir Barat.

Nora Emyana dari jenjang PAUD mengembangkan media ajar literasi dan numerasi yang kontekstual serta peka terhadap isu perubahan iklim. Eka Budi Susanti dari jenjang SD merancang Kurikulum Satuan Pendidikan baru yang menekankan pembelajaran mendalam dan responsif terhadap tantangan iklim. Wahyudi dari jenjang SD menghadirkan perpustakaan mini dan menerapkan metode pembelajaran interaktif untuk memperkuat literasi dan numerasi. Sementara itu, Rusmidawati dari jenjang SD mengintegrasikan isu perubahan iklim ke dalam aktivitas pembelajaran melalui kepemimpinan yang konsisten dan berorientasi pada perubahan.

Wakil Bupati Pesisir Barat berkesempatan mengunjungi langsung pameran karya para kepala sekolah. Dalam sambutannya, Irawan Topani menyampaikan apresiasi, “Kegiatan ini merupakan wadah yang sangat positif dalam memperkuat jejaring antar satuan pendidikan, guna mendorong tumbuhnya budaya kolaborasi, berbagi dan belajar bersama.”

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung inisiatif pendidikan. “Pemerintah Daerah Pesisir Barat menyambut baik inisiatif Yayasan Guru Belajar selaku pelaksana Program KREASI yang telah menghadirkan ruang inspiratif bagi pendidik untuk saling berbagi praktik baik pembelajaran. Inilah bentuk nyata dari semangat Sakai Sambayan, semangat gotong royong yang menjadi jati diri masyarakat Pesisir Barat,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Pendidikan Pesisir Barat memberikan penghargaan kepada keempat kepala sekolah sebagai bentuk rekognisi atas kepemimpinan mereka dalam mendukung pembelajaran, khususnya pada aspek literasi dan numerasi.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa guru dan kepala sekolah di Pesisir Barat merupakan sosok yang berdaya. Mereka tidak hanya mampu memimpin pembelajaran di sekolah, tetapi juga berperan aktif dalam menggerakkan ekosistem pendidikan di sekitarnya.

Ke depan, diharapkan semangat kolaboratif ini terus tumbuh menjadi budaya berbagi praktik baik secara berkelanjutan. Dengan demikian, inovasi dan pengalaman yang lahir dari para pendidik dapat terus menginspirasi, memperkuat jejaring antar sekolah, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di Pesisir Barat.

_____
Program KREASI atau Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia didanai oleh Global Partnership for Education, dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Agama. KREASI Pesisir Barat dijalankan oleh Save the Children bersama Yayasan Guru Belajar dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. KREASI bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa.
_____
Penulis: Putri Lalitaningtyas | Editor: Laras Sabila Putri | Foto: Putri Lalitaningtyas/KREASI/Yayasan Guru Belajar/Save the Children